Posted in Goresan Sastra Sang Pelangi, My Gallery

Indah Bebatuan dan Air Terjun Srambang Ngawi

Pagi itu cerah sekali. Yup… aku udah janjian sama temen SMA-ku, nama-nya Arum, dia juga lagi libur (udah kelar juga skripsinya, kalo aku? huaaaaa…. belum *langsung panik*) Awalnya aku main ke Kebun Teh Jamus, tapi karena nyampenya siang alhasil nggak jadi, takut item euy :p Nah, akhirnya tujuan hari itu adalah adventure ke Air Terjun Srambang – Ngawi, kenapa di situ? karena aku pengen mengeksplore air terjun lain yang ada di area dekat rumah, selain Air Terjun Tirtosari di Sarangan – Magetan.

Wow! Ini kedua kalinya aku jalan-jalan jauh bersama teman cewek, nggak ada cowok yang nemenin. Perjalanan cukup jauh karena kita pake acara nyasar-nyasar dulu, soalnya Arum udah lama nggak kesana, terakhir tiga tahun lalu. Hmm… yang pasti lupa-lupa ingat. hahaha… Aku sih nggak papa, sekalian itung-itung ngafalin jalan. Kurang lebih hampir 2 jam, kita sampai juga. Mungkin karena saat itu hari biasa dan kita sampainya pagi, di sana masih sepi dan baru ada 6 orang yang datang dan itu sepasang kekasih muda mudi. “Hahaha… jamanku SMA aku malah gak pernah main jauh-jauh, abis pulang sekolah kalo nggakikut ekstrakulikuler ya pulang ke rumah :p”, tandasku dalam hati.

Gimana kawan pelangi? Setelah melihat beberapa gambar di atas? Wonderful banget ya? Aku ajah sampe speechless, waktu nyampe di tempat. Tiket masuknya Rp 2.500, nanti ada penjaga yang standby sebelum kita masuk ke gerbangnya. Tempatnya masih original banget, kita lewat jalan setapak, bau tanah menyeruak, kanan kiri pohon pinus, agak serem cuman jalan berdua dan sepiii… untuk kita ketemu beberapa meter ibu penjual makanan, untungnya tadi kita beli camilan dan minum dulu :p

Uniknya di Air Terjun Srambang ini masih asri banget! Trus nggak tanggung-tanggung kita harus ngelewatin sungai kecil, bebatuan besar, jalan setapak yang sempit, belum lagi harus masuk-masuk di antara batu besar, naik baru, merosot batu, ngelewati aliran air yang deras, dan yang bikin merinding adalah ngelewati batang potong yang udah tua, makin ke tengah makin kecil batangnya 😥 Untungnya temenku, Si Arum, adalah anak Mapala di kampusnya, hahaha… jadi dia gesit.

Untungnya pas mau balik kita ketemu bocah-bocah SMP. hahaha… Ya udah kita suruh bareng biar gak tersesat dan bantuin jalan kita 🙂 Ya seenggaknya ada temen ngobrol dan becandaan, soalnya mereka lucu-lucu tapi nyebelin :p Ternyata dia jauh-jauh dari Magetan mampir ke sini buat mandi doang, hahahaha!

Advertisements

Author:

I enjoy writing, capturing pictures, learning new things and online media. I am a person who always want to increase my knowledge by continue learning, being creative and thinking out of the box, a hard-worker, responsible, full of spirit, cheerful, discipline and committed. Specialties Writing, Blogging, Photography, Online Journalits, Creative Concept, Research, Social Media Planning and Contents, Entrepreunership, Web editorial, Web Content

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s