Posted in Goresan Sastra Sang Pelangi, Jejak Pelangi

Harapan Jaya, Bus Transportasi Para Perantau

Sebelumnya aku mau bilang nih, ini bukan postingan promosi atau semacamnya. Aku cuman mau berbagi pengalaman aja nih, ya bisa disebut juga royal consumer. Ya boleh dibilang aku termasuk “royal consumer” kalo ada produk yang memang benar-benar bagus, ya bisa jadi aku promosikan di blog pelangi πŸ˜€ Nah… kali ini aku mau cerita tentang pengalaman menggunakan bus transportasi yang biasa aku gunakan sejak pertama kali kuliah tahun 2008 hingga sekarang. Nama bus itu adalah HARAPAN JAYA. Mungkin sebagian sudah ada yang tau, kalau belum tau, simak terus ya postingan kali ini.

Biasanya aku sering naik Harapan Jaya kelas VIP dan belum pernah merasakan naik kelas Eksekutif (soalnya nggak berhenti di PAL), tapi pernah naik kelas Patas-nya (maaf, jujur aja aku nggak terlalu suka, pertama nggak ada selimut dan kedua makannya cuman sekali dan itu menurutku nggak enak -__-”, trus agak kotor ya, aura-nya beda banget sama VIP) Jadi aku lebih cerita yang kelas VIP aja πŸ™‚

Jreng… jreng… ini dia penampakan dari Harapan Jaya VIP. Hmm.. belum sempat motret dalemnya, tapi kalo bisa dideskripsikan, dalemnya lumayan bagus kok nggak kalah kayak bus pariwisata lainnya. Fasilitasnya full AC, audio (kalo ngomongin soal audio, selalu ngakak, karena suguhan lagunya adalah keroncongan kalo gak dangdutan -__-” jadi pengen bawa CD sendiri kumpulan lagu pop barat dan indo :p), selimut, bantal, toilet, service makan 2x, dan seat 2-2. Yang patut diacungi jempol adalah dari segi design dan personal image dari Harapan Jaya. Menurutku, pilihan warna antara orange, putih, dan kuning great! Nggak norak, simple tapi elegan. Gambar kuda! Entah kenapa aku suka gambar kuda itu (mungkin karena shio-ku kuda kali ya :p), selain itu image sopir dan pramugaranya juga bagus, mereka pakai seragam biru (nah pemilihan warna ini juga cocok, biru menggambarkan hal yang kalem, tenang, dan sopan), memakai jas, dan peci untuk sopir). Ini keren banget! Sampai detil pihak produksi, promosi, dan tenaga kerja PO Harapan Jaya mendesain ini semua. Detil dan tepat sasaran.

Pengalaman selama ini alhamdulilah menggunakan Harapan Jaya VIP baik-baik saja dan menyenangkan, karena aku selalu duduk di depan! Entah dibelakang pramugara atau belakang sopir langsung. Aku selalu pilih tempat duduk depan, kalau tempat duduk depan aku rela mengundur jadwal atau nggak jadi pulang. Kenapa? karena kalo duduk depan, aku bisa lihat pemandangan, selonjoran kaki agak lebar,dan kalau aku kenapa-kenapa (sakit misalnya) bisa minta bantuan cepet, dan enaknya duduk depan adalah nggak kebauan deket toilet (kalo apesnya ada penumpang nggak tau diri, abis pipis nggak disentor pake air, beuuh.. baunya bikin hidup segan mati tak mau. wkwkwkw :p) atau salah satu penumpang muntah-muntah (alhamdulilah, aku orangnya nggak mabukan, nggak mabuk darat, laut, dan udara, sudah berteman sama semua jenis transportasi soalnya).

Kalo berangkat dari terminal Madiun biasanya pukul 15.00 atau 16.00 lalu makan malam biasanya pukul 22.00 (jadi aku sering bawa bekel sendiri, soalnya punya penyakit maag, jadi makan harus ontime, apalagi ini tifus suka kambuh-kambuh gak jelas), trus sarapan (roti dan teh atau kopi) pukul 04.00 sampai PAL pukul 07.00 (kalau macet bisa lebih siang). Tapi paling enak adalah perjalanan dari Depok ke Madiun, sarapan pagi di Duta-Ngawi, jadi bisa pilih makanan berat, kayak bakso, nasi, dan sebagainya.

Kalo pas makan malem gini (apalagi perjalanan sendiri) suka iseng-iseng motret lambu bus, jadinya begini ini. Mangap kalo absurd ya kawan-kawan, hahahaa :p

Ini dia seragam sopir Harapan Jaya. Kasian dua bapak sopir ini, mukanya antara capek dan ngantuk (nah.. kerennya lagi mereka ada 2 sopir, jadi gantian, ada sopir pagi dan sopir malam, menurutku sih ini efisien, karena perjalanannya sangat panjang hampir 12 jam, meminimalisasi rasa capek dan hal-hal yang tidak diinginkan). Dua sopir ini adalah sopir favoritku πŸ˜€ Tapi gak tau namanya, yang pake kacamata ini, kocak banget kalo cerita sama pramugara-nya, bikin ngakak, walopun kadang nggak ngerti padanan kata basa Jawa yang dipake. Kalo yang satu lagi bapaknya baik, dulu aku sempat sakit di bus saat perjalanan ke Depok, trus pas yang nyetir beliau, karena aku demam dan lupa bawa obat, aku minta mampir ke Alfamart yang buka hampir pukul 00.00 dong, trus dibolehin, akhirnya hidupku selamat bisa beli obat dan bye-bye fever. Dia juga inget kalo aku penumpang yang sering foto-foto absurd. Nghahaha… πŸ˜€

Kalo dinilai pelayanan PO Harapan Jaya khususnya kelas VIP dapet bintang 8 dari range 1-10. Oke deh! Ya itu pengalamanku, tapi nggak tau dengan yang lain. Hehehe :p Dulu juga sempat punya pengalaman kocak, hampir ditinggal bus, kita terlambat parah banget hampir sejam kalo gak salah. Waktu itu beramai-ramai alias 4 orang, aku dan temen-temenku, tapi baik banget sopirnya dongg! Mereka nungguin kita. Akhirnya pas nyampe, aku minta maaf di depan para penumpang karena udah nunggu lama, agak malu sih, tapi lega setidaknya udah berani buat minta maaf πŸ˜€ Oia.. satu lagi bersih! Jadi tiap turun untuk makan, pramugaranya itu suka bersih-bersih, buangin sampah, ngelipet selimut, dan bikin bus jadi bersih deh (ini yang VIP lho!). Kalo mau tau lebih lanjut, silakan cek aja di website resmi PO Harapan JayaΒ πŸ™‚

Advertisements

Author:

I enjoy writing, capturing pictures, learning new things and online media. I am a person who always want to increase my knowledge by continue learning, being creative and thinking out of the box, a hard-worker, responsible, full of spirit, cheerful, discipline and committed. Specialties Writing, Blogging, Photography, Online Journalits, Creative Concept, Research, Social Media Planning and Contents, Entrepreunership, Web editorial, Web Content

7 thoughts on “Harapan Jaya, Bus Transportasi Para Perantau

  1. suami ak juga suka naik harapan jaya….masih suka kambuh typesnya mbak…coba dech minum kapsul cacing,,pengalaman suamiku sbisa sembuh tuntas n ga kambuh2 lagi,

    1. Iya saya naik Harapan Jaya sejak kuliah di UI Depok, jadi kalo pulang ke rumah selalu naik bus ini. soalnya nyaman dan bagus. hehehe.
      Lebaran ini bakal naik bus ini lagi kayaknya πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s