Posted in Celoteh Pelangi, My Gallery

KE-EKSOTIS-AN BENTENG PENDEM “VAN DEN BOSCH” NGAWI

Mengisi liburan selama seminggu di rumah memang tidak-lah mudah. Apalagi kalo orang tua sibuk bekerja, adik sibuk kuliah, teman-teman pun mulai sibuk meniti karir dan rumah tangga baru. Jadinya kagak ada yang bisa diajak ngebolang bareng 😦 Ya walaupun seminggu nggak dihabiskan jalan-jalan melulu, pasti ada saatnya berkumpul bersama keluarga, ngobrol seru bareng temen atau hunting foto bareng adek yang narsis :p

Ya… menghabiskan cuti tahunan nih. Aku memilih liburan di rumah saja. Jadi jalan-jalannya yang deket-deket aja. Karena penasaran sama Benteng Pendem, yang mulai marak karena banyak digunakan untuk hunting foto prewedding atau foto-foto ala Kota Tua Jakarta.

Benteng Pendem itu termasuk wisata sejarah, karena kita bakal dihibur oleh bangunan bersejarah yang umurnya ngalahin umur kita sekarang dan bangunannya masih berdiri kokoh walaupun nggak 100% bagus. Lokasi Benteng Pendem ini di Kelurahan Pelem, Ngawi, Jawa Timur. Untuk tiket masuk cukup merogoh kocek 2000 – 3000. Murah kan? 

x

t

r

q

Cerita sedikit tentang asal usul benteng ini. Konon Benteng Pendem dibangun oleh gubernur Van Den Bosh tahun 1839 dengan memanfaatkan sungai Bengawan Solo (jadi kalo kita jalan agak kebelakang, kita akan menemukan bantaran kali). Tujuan dibangun Benteng Pendem untuk mengatasi serangan dna pengaruh kerajaan Mataram di Jogja.

Pertama kali masuk ke area ini, subhanallah, ternyata orang zaman dulu keren-keren lho, mereka bisa ngebangun benteng yang kokoh hingga ratusan tahun, tembok-tembok yang kuat dan bentuk benteng yang nyaris sempurna, walopun ada sebagian yang sudah ambruk dan dimakan rayap. Kalo gak kokoh mah, gak bakal dijadiin benteng kali ya? :p 

j

a

k

i

h

g

f

e

d

c

b

Dulu sekali… sebelum aku terlahir di dunia, tahun 1962, Benteng Van Den Bosch (diambil dari nama Gubernur saat itu) dijadikan markas Yon Armed 12 dan diisi kegiatan latihan militer. Selain itu juga digunakan gudang persenjataan.  Pada masanya, bangunan ini digunakan sebagai zona pertahanan pada pemerintah Belanda dan persinggahan ilmuwan Belanda (pasti ilmuwannya ganteng-ganteng deh)

Trus kenapa dinamain “Benteng Pendem”? Karena di sekeliling benteng ada gundukan tanah yang sengaja dibuat untuk menahan luapan air sungai Bengawan Solo. Sehingga kalo kita berjalan di atas, benteng ini berada di bawah dan terkesan seperti terpendam. Dan parit selebar 5 meter itu dulunya mengelilingi benteng ini, tapi sekarang udah tertutup tanah.

p

m

o

n

s

u

Sekarang Benteng Pendem sudah resmi dibuka untuk umum dan banyak revitalisasi di sekitarnya untuk menunjang tempat wisata ini. Jadi buat temen-temen yang tinggal di daerah Jawa TImur, gak perlu jauh-jauh ke Jakarta, di sini kalian bisa menikmati suasana ala Kota Tua lho 🙂

Advertisements

Author:

I enjoy writing, capturing pictures, learning new things and online media. I am a person who always want to increase my knowledge by continue learning, being creative and thinking out of the box, a hard-worker, responsible, full of spirit, cheerful, discipline and committed. Specialties Writing, Blogging, Photography, Online Journalits, Creative Concept, Research, Social Media Planning and Contents, Entrepreunership, Web editorial, Web Content

One thought on “KE-EKSOTIS-AN BENTENG PENDEM “VAN DEN BOSCH” NGAWI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s