Posted in Goresan Sastra Sang Pelangi, Jejak Pelangi

Ketika Mengenalmu Pertama Kali

1383943_10202486522427340_2131119946_n

Ketika pertama kali ku mengenalmu

Terpancar kehangatan dari raut wajahmu dan tingkah lakumu

Perhatian dan kasih sayang itu, begitu tulus

Walaupun kita dibedakan suku, ras, status sosial, tapi kita masih diikat oleh keyakinan yang sama

Hati ini tak perlu takut, khawatir, dan gentar

Sakit dan kecewa yang pernah tertancap dalam hingga ke lubuk hati, biarlah tergerus hingga memudar perlahan

Jika kesungguhan hatimu dan perjuanganmu bisa menghapus itu semua

Biarlah air mata ini menangis bahagia

Kesederhanaan ini berarti bila perhatian dan kasih sayangmu selalu terpanjang dari detik ini hingga kita dipisahkan oleh alam

Doa ini terpanjat setiap kubertemu-Nya, biarlah yang lalu berlalu sudah, menatap ke depan tegak berdiri, sampai saat itu tiba, ku melihat dirimu saat pertama kali bertemu

Apa adanya dan tulus ….

Jakarta, 24 Oktober 2013, pukul 16.45,

Ketika udara dingin menyeruak, mawar-mu berdiri kokok di depan mata ini, tak layu tak pudar…

Posted in Goresan Sastra Sang Pelangi, Jejak Pelangi, Opini Sang Pelangi

Pemaknaan Hidup dan Jodoh “Sunset Bersama Rosie”

538040_10201151237046040_1689753550_n

Novel Tere Liye kedua yang baru kuselesaikan. Judulnya “Sunset Bersama Rosie”. Pertama kali liat di TM Bookstore Detos, ngeliat ada dua novel tebel satu ini dan satu lagi “Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah”. Tapi yang paling klik dihati dan hampir sama pengalaman cintanya ya “Sunset Bersama Rosie”. Sepertinya harus baca itu biar mengerti makna hidup dan jodoh itu seperti apa. Hahaha :p

644741_10201151238486076_664609611_n  547353_10201151237966063_579774625_n

Ternyata nggak salah pilih nih novel, secara keseluruhan Tere Liye bisa mengemas cerita fiktif dalam kehidupan nyata. Bagaimana kita mengetahui perasaan, keinginan, rasa memiliki, rasa sakit, gelisah, sesak, kerinduan, dan kebencian? Di sini diungkapkan semua dalam kisah hidup Tegar dan Rosie. Kita juga diberi tahu makna ‘kesempatan’ dan ‘keputusan’, bukan dari arti harfiah tapi dari balik cerita kehidupan Tegar yang mencintai Rosie, tapi nggak berani mengungkapkan perasaannya hingga datangnya Nathan yang memberikan seluruh hidupnya untuk Rosie dan memiliki anak bernama Anggrek, Sakura, Jasmine, dan Lili. Continue reading “Pemaknaan Hidup dan Jodoh “Sunset Bersama Rosie””

Posted in Goresan Sastra Sang Pelangi, Jejak Pelangi, My Achievement, My Gallery

Happy Wedding Anniversary My Mom and My Dad

Happy Wedding Anniversary 29 th my mom and my dad…

Alhamdulilah tahun ini orang tuaku merayakan hari jadi mereka sampai aku lahir ke dunia dan bisa sebesar saat ini. Terima kasih mamah papah yang tetap setia dan saling menyayangi satu sama lain, saling melengkapi sifat dan sikap satu sama lain, bersabar dan terus support hingga saat ini semoga selalu dan selamanya. Aamiin…

Udah sebulan yang lalu aku merencanakan untuk mengirimkan kado spesial buat kedua orang tuaku. Hmm.. apa ya? Kalo benda kayak baju, tas, dompet, jam tangan semacamnya udah basi, aku pengen kasih yang sederhana tapi so inspiring. Nah… akhirnya aku memutuskan buat bikin lukisan yang diambil dari foto pernikahan beliau.

Ini dia tahap-tahap lukisan yang dibikin dengan cinta dan kasih sayang oleh orang spesial yang bisa gambar juga. Ya… semoga orang yang melukis bisa jadi bagian dari keluargaku juga 🙂 Amin ya robbal alamin.

wedding anniversary 3

wedding annicersary 2

wedding anniversary

Mamah papah… Semoga tetap jadi yang terbaik dan panutan buat anak kalian yang paling imut dan manis ini ya 🙂 Semoga selalu sehat dan bisa nemenin aku sampai nanti ada seorang laki-laki yang melamar, jadi wali nikah, dan bisa mengendong cucu. Amiinnn…. I love My Lovely Mom and Dad.

Posted in Goresan Sastra Sang Pelangi, Jejak Pelangi

Demam Harlem Shake

Beberapa hari ini dunia dilanda demam Harlem Shake, dimana-mana pada bikin video ala “Harlem Shake” dengan durasi 30 detik dan pastinya mengundang tawa sampe ngakak 😀 Trus apa sih Harlem Shake? banyak yang bertanya-tanya, apanya sama Gangnam Style? Ya… bisa dibilang tarian baru yang booming dan ngalahin Gangnam Style tentunya, karena unik dan kocak.

Awalnya tarian Harlem Shake itu muncul tahun 1981 (belum lahir nih :p), trus populer tahun 2011 (tapi kok nggak tau ya aku?) trus booming banget 2013 lewat Youtube dan viralnya bikin orang pada ikutan bikin, akhirnya jadi adu ide dan kreativitas dari video yang ditamplin. Trus konsep Harlem Shake itu kayak gimana sih? Pertama di dalam ruangan, atau di luar ruangan, ada 1 orang yang goyang (style-nya bebas, suka-suka lo deh prinsipnya, makin aneh makin kocak makin keren tentunya), setelah itu tiba-tiba seisi ruangan penuh orang nari dengan style masing-masing yang menggambarkan karakter mereka.

Contohnya ya video di atas, kegilaan di kantor, bikin versi kamar mandi dengan orang yang seadanya dan video seadanya cuman pake Ipad :p Lumayanlah buat intro sebelum bikin video gebrakan lainnya. Selamat menikmati 🙂

Posted in Goresan Sastra Sang Pelangi, Jejak Pelangi

Angin!

angin pelangi

Pelepas dahaga saat udara tak lagi bersahabat

Penikmat kesejukan di antara rindangnya hijau dan ayunan rumput

Sinar mentari pun terhalang oleh sepoian tenangnya

Coba kau pejamkan matasakan sentuhan lembut menerpa kulit

Rasakan sentuhan lembut menerpa kulit

Segar. Perluh pun rasannya tak ingin cepat menetes

Bila dia hilang tak terjamah, sengatan sang surya makin menggerogoti kulit

Terbakar. Panas. Lembab.

Amarah pun kadang membuncah

Tak satu pun dedaunan berayun

Fatamorgana jalanan makin jelas terlihat menambah pekat

Hai Sang Angin!

Tunjukkan wujudmu, terangi jalan ini

Tiupan dirimu membuat hidup lebih berwarna

Pikiran jernih. Senyum mengembang. Tubuh sehat berseri.

Posted in Goresan Sastra Sang Pelangi, Jejak Pelangi

Sang Penyuka Pagi

Tatkala mentari setengah bersinar

Tak utuh, masih terasa hamparan cahaya

Kesejukan terlalu mendominasi

Kicauan burung gereja bertengger di dahan samar terdengar

Deru laju kendaraan tak tertahan

Polusi pun dihirup sang hijau 

Hingga diri ini dapat menikmati pagi

Hai… penyuka pagi

Kurasa aku pun mulai sadar

Pagi pemberi banyak inspirasi

Ku dapat memandang dengan jelas

Ku dapat merasakan dengan hati

Ku dapat mengecap dengan pasti

Tetap sasaran, karena aku sang penyuka pagi

 

***

Puisi ini tercipta saat duduk di Kopaja 63 menuju Melawai. Pertama kali menikmati pagi tanpa mengeluh kepanasan dan macet. Hingga sempat menulis dan menggoreskan tinta dalam perjalanan. Ternyata bangun lebih awal, datang lebih awal, dan menikmati pejalanan di pagi hari itu menyenangkan. Selanjutnya akan dibuat sebuah habit, siapa tau raga dan jiwa membaik dan toxin dalam tubuh menguap pelan-pelan. Selamat beraktifititas!

Posted in Goresan Sastra Sang Pelangi, Jejak Pelangi, Opini Sang Pelangi

Fyrda Lesmana : Gadis Sukabumi Bersuara Merdu

Hello!

Kali ini Pelangi mau kasih tau kamu nih, bukan tentang travelling, review tempat wisata atau semacamnya, tapi tentang profil cewek cantik bersuara merdu. Namanya Fyrda Lesmana, biasanya aku manggil teh Fyrda. Aku ketemu dia pertama kali di acara Launching Chitato Asian Cuisine di Citos tahun lalu. Pertama kali terpesona suaranya bener-bener merdu, nyaring, halus, dan bening, biasanya kalo penyanyi kan condong ke penyanyi asli lagu yang dibawakannya, tapi dia punya warna suara berbeda.

beta n fryda

Teh Fyrda ini bisa nyanyiin lagu mulai dari lagunya Coboy Junior, soundtrack film Korea,soundtracknyaTwilight Saga, sampe lagu pop yang lagi hits di tanah air berhasil dia bawakan dan memukau pengunjul mall kawasan Cilandak, Jakarta Barat. Gadis bertubuh mungil berparas ayu ini berasal dari Sukabumi (wow… jauh-jauh ke Jakarta buat menghibur kita lewat suaranya yang khas, salut deh!). Biar gak penasaran cek langsung yuk di youtube performance dia 😀 Nah kalo mau kenalan bisa langsung follow twitternya di @fyrdaVICTORA 🙂