Posted in BetaVlog, Culinary Review, Jejak Pelangi, My Gallery

Mencicipi Hidangan Mezza Resto dan Hotel Tour ke Aston Rasuna

Dari kecil aku paling suka makan dan bukan tipe yang susah makan. Selain makan juga hobi motret, jadi perpaduan yang pas kalo ketemu resto atau warung makan dan mengabadikannya dalam balutan lensa kamera. Weekend kemarin, sempat diajak temen blogger-ku datang ke acara “Workshop Tips & Tricks Food Photography”, sempat mendaftar dan lolos seleksi. Mau tau keseruanku belajar food photography, nyobain menu lezat di Mezza Resto, dan jalan-jalan keliling Aston Rasuna? Tonton vlogku yuk di sini.

Jadi, Aston Rasuna ngajak beberapa blogger buat sharing knowledge tentang teknik food photography (akkk… aku udah lama menantikan ada workshop ini). Dipandu oleh Marisa Djemat, food photographer yang hasil fotonya nggak perlu diragukan lagi. Udah cantik, hasil foto-fotonya juga menawan πŸ™‚ Ternyata ada tips dan trik khusus lho nggak asal jepret makanan sana sini. Pertama kita harus tau konsep apa yang mau kita tampilkan, aktivitas atau kegiatan seperti apa. Kedua siapkan properti biar foto kita tampak lebih hidup dan nggak kosong. Ketiga pencahayaan, nah ini cukup penting, kalo kamu foto di dalam ruangan pastikan cahaya cukup lho. Keempat, angle dari atas atau eye level (gunakan dua angle ini biar hasilnya lebih ciamik).

Setelah pembekalan teknik foto, kita langsung diajak terjun langsung mencicipi makanan melalui bidikan kamera (iya dong, setelah dapat teori kita harus mempraktekkannya). Ngelihat menu makanan yang terhidang jadi laper euy, hehehe. Check this out hasil foto-fotoku, semoga kalian tambah ngiler ya, hehe.

l1100831

l1110021 Continue reading “Mencicipi Hidangan Mezza Resto dan Hotel Tour ke Aston Rasuna”

Posted in BetaVlog, Daily Life, Jejak Pelangi, My Gallery

Art Stage Jakarta Pameran Seni Internasional Terkece di Ibu Kota

Hal yang paling senang aku lakukan adalah mengunjungi pameran seni. Ya, dulu sekali saat kecil, aku punya cita-cita ingin jadi pelukis dan biasanya saat kelas menggambar, teman-teman suka minta dibikinin gambar biar nilainya bagus. Hehehe. Cuman sekarang jarang diasah, jadi nggak begitu bagus lagi gambarnya dan hanya jadi penikmat senin saja.

Kebetulan pertengahan tahun ini, Agustus 2016, ada event kece yang nggak boleh dilewatkan, namanya Art Stage Jakarta. Β Pameran seni internasional ini dicetuskan oleh Direktur Art Stage Singapore, Lorenzo Rudolf dan memilih Indonesia tepatnya di Sheraton Grand Gandaria City. Karya seniman di sini nggak cuman dari mancanegara tapi para seniman lokal sebagai tuan rumah juga ikut andil.

Ikuti vlog-ku yuk keseruan berkunjung ke Art Stage Jakarta, dan kamu bisa melihat betapa kerennya karya seni itu. Hehehe πŸ™‚

Serunya lagi di sini kamu bisa ngobrol lebih dekat sama seniman dan para professional seni dari Indonesia maupun Internasional. Bahkan banyak kolektor yang datang untuk melihat karya seni atau membelinya langsung lho. Ada sekitar 49 galeri dunia dan Indonesia yang menjadi partisipan di Art Stage Jakarta lho. Trus di sini acara berlangsung selama 3 hari, kamu bisa ikutan talkshow, cuman pas ke sana udah acara terakhir dan sore, so… hanya bisa menikmati tiap goresan seni di tiap dindingnya.

l1070638

l1070717

 

Continue reading “Art Stage Jakarta Pameran Seni Internasional Terkece di Ibu Kota”

Posted in BetaVlog, Celoteh Pelangi, Jejak Pelangi, My Gallery

Mendaki Medan Ekstrim di Gunung Batu Jonggol

Bulan Oktober adalah bulannya musim penghujan.
Sehari pasti kita merasakan guyuran hujan dan buat yang ingin mendaki harus selalu waspada. Gunung Batu, Sukamakmur Jonggol, Bogor adalah tujuan utamaku, karena udah lama pengen banget kesana. Terakhir naik bukit itu tahun lalu saat singgah ke Plaihari, Kalsel. Tadinya berpikir Gunung Batu nggak se-ekstrim ini, ya medan landai dan cuman menanjak aja. Tapi? Tapi? Hahaha… unpredictable, walopun udah nonton video-vide referensi.

Tonton bareng bagian mana sih yang paling ekstrim di Gunung Batu Jonggol. Check this out!

Nah ditanjakan dimana bebatuan tinggi sebagai pijakan dan seutas tali tambang. Karena kemiringannya hampir 90 derajat, itu sempat menurunkan nyali buat melanjutkan 2 tanjakan di atas. Saking terjalnya, kanan kiri cuman dibatasi oleh ilalang saja, itu tuh yang bikin deg-degan. Untuk mencapai puncak dibutuhkan waktu setengah sampai satu jam. Kalau aku kemarin hampir 2 jam karena menyakinkan diri terlebih dahulu, huehehehe πŸ˜€

l1090285

Yeay! akhirnya sampai puncak! Haha, untungnya kemarin ditolongin sama power ranger, mas-mas pecinta alam yang ngelihat anak bawang ini ketakutan tapi pengen tetep sampai puncak \^_^/ Oia, buat yang parkir dipintu masuk, untuk motor dikenakan biaya Rp 15,000 lalu saat melewati track ke gunung bayar biaya kebersihan Rp 5,000. Continue reading “Mendaki Medan Ekstrim di Gunung Batu Jonggol”

Posted in BetaVlog, Celoteh Pelangi, Jejak Pelangi, Traveling

Pacu Andrenalin Naik Paralayang di Puncak Bogor

Weekend + Gajian = Travelling.
Tahun lalu pengen banget naik paralayang, tapi baru kesampaian tahun ini. Karena masih mengumpulkan tekad buat melayang di atas ketinggian 1.000 kaki. Akhirnya aku memberanikan diri buat daftar di antara kerumunan warga Arab yang tinggal di Bogor (soalnya kebanyakan yang ngantri orang Arab, pribumi kayak aku bisa dihitung jari euy). Sesampainya di sana langsung disuguhkan pemandangan yang bikin nggak bisa move, hiks!

L1070242

L1070243

Tadinya sempat ke situ di hari biasa, tapi ternyata kena zonk a.k.a penuh sesak dan nggak bisa ngantri karena udah ditutup. Akhirnya memutuskan weekend subuh berangkat dari Depok. Ya, kepagian sih dan belum ada yang jaga malah.Β  Continue reading “Pacu Andrenalin Naik Paralayang di Puncak Bogor”

Posted in Daily Life, Jejak Pelangi, My Gallery, My Knowledge

Bukalapak Buka Inspirasi : Berbagi Mimpi Kepada Generasi Muda

Assalamualaikum!
Dua hari lalu, tepatnya 3 Mei 2016 dan masih dalam suasana memeriahkan Hari Pendidikan Nasional, aku dan kawan-kawan dari Social Club Bukalapak mengadakan kelas inspirasi bernama “Buka Inspirasi”. Terbagi 2 kelompok yaitu mengajar di SD 01 dan 03 Bangka, kebetulan aku mendapat kesempatan berbagi kepada adik-adik di SD 01 Bangka.

L1030483 (1750x1170)

dsc-4 (1200x803)

photo533598207506229191

Persiapan apa nih yang dilakukan sebelum mengajar? Ya walaupun pernah jadi guru bimbel buat anak SD saat masih kuliah, lalu pernah mengajar adik-adik di sekolah terbuka, tapi ini kali pertama mengajar tentang profesi kita dan mengajak adik-adik memilih cita-cita sedari dini. Aaaaakkk… deg-degan parah! Mana materi belum disiapkan karena banyak meeting dan campaign di kantor :p Akhirnya persiapan dilakukan H-8 jam sebelum memulai kelas a.k.a tengah malam, bikin dummy social media seperti apa. Tadinya mau bikin plan alur mengajar, tapi nggak jadi, langsung spontan aja sambil menyesuakan kelasnya, karena aku mengajar 4 kali, pagi untuk kelas 1 & 2 lalu siang setelah istirahat mengajar kelas 5 & 6.

dsc-5 (803x1200)

dsc-6 (1200x803)

dsc-9 (1200x803)

dsc-8 (1200x803)

“Pagi adik-adik! Sebelum memulai aktivitas belajar pagi ini, kita senam dulu bareng kakak ya biar makin semangat!”, ya… pagi-nya aku memimpin senam pagi di SD 01 Bangka, berbekal nekat, akhirnya senam-pun berjalan lancar.

dsc-2 (1200x803)

L1030464 (1170x1750)

dsc-45 (1200x803) Continue reading “Bukalapak Buka Inspirasi : Berbagi Mimpi Kepada Generasi Muda”

Posted in Celoteh Pelangi, Jejak Pelangi, My Gallery

Memacu Andrenalin Menuju Tebing Keraton

Tebing Keraton, hmm… udah lama pengen ke sini, karena penasaran kayak apa sih tempatnya? Apakah medan yang terjal menuju tempat itu dan butuh keberanian ekstra? Dan ternyata benar! Bukan saat di Tebing Keraton, tetapi perjalanan menuju puncak-nya, di mana jalan masih bebatuan dan pasir, ketika naik motor udah kayak off road aja dan mau jatuh, terjal ke atas.

Rekomendasi kalo mau ke sana sebaiknya pagi-pagi sebelum matahari terbit. Pemandangannya pasti lebih bagus daripada siang pukul 12.00, karena pas sampe sana udah siang dan panas banget, ya… walopun nggak sepanas Jakarta :p

Untuk menuju Tebing Keraton, kita akan melewati kawasan Taman Hutan Raya Ir. H Juanda (Tahura), dari pintu gerbang Tahura masih lurus terus dan ketika melihat ada pertigaan maka ambilah jalan ke kanan, ya… jalan yang benar :p Nah, di sinilah andrenalin dipacu dengan dasyatnya. Karena kita memasuki kondisi jalan yang roman-romannya mau persiapan di aspal, kayak apa sih? Ya, masih berpasir dan batu-batu serta kerikil dimana-mana selain itu lubang-lubang di kanan kiri. Jadi harus pelan-pelan. Apalagi kalo jalannya datar sih nggak papa, tapi kalo menaik gimana dong? >.<

Jpeg

Akhirnya setelah melewati perjalanan panjang, sampailah di kawasan parkir Tebing Keraton. Kalo diliat-liat sekilas pemandangan kanan kiri seperti Kiara Payung daerah Jatinangor. Tiket masuknya untuk wisatawan lokal Rp 11.000 sedangkan bule Rp 76.000. Ternyata nggak seperti ekspektasi yang dibayangkan sih, yang bakal mendaki atau melewati tanjakan yang susah. Karena setelah pintu masuk kita jalan bentar udah masuk dikawasan Tebing Keraton.

Jpeg

Ketika sampai di area Tebing Keraton, sebenernya agak kecewa sih, ekspektasi-ku mungkin terlalu imajinatif. Hahaha, tebing yang tinggi dan rumput tebal menghijau. Tapi cukup menarik buat foto-foto πŸ˜€ Saat ke sana Tebing Keraton udah direnovasi, ada pagar pembatas tapi agak sedikit berdebu dan tandus, walaupun kanan kirinya hutan belantara, hijau meneduhkan macam di film Twilight,

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Ya kurang lebih tepatnya segitu, dataran yang menjorok ke luar. Pemandangan indah dan menakjubkan. Cuman satu yang pengen dilakukan di sini, paralayang! Kalo ada bakal menambah daya tarik tempat wisata di sini. Untungnya pas ke sini nggak terlalu rame

Jpeg

Continue reading “Memacu Andrenalin Menuju Tebing Keraton”

Posted in Celoteh Pelangi, Jejak Pelangi, My Gallery

Mendadak Jadi Tour Guide Keliling Monas dan Kota Tua

Biasanya temanku yang menjadi tour guide ketika aku mengunjungi tempat wisata di kota atau pulau lain. Kali ini, salah satu temanku FariecoΒ dari Solok, Sumatera Barat, bekerja di Pekanbaru, dan sedang training di Indramayu berkunjung ke Jakarta. Sebagai kawan yang baik, rajin menabung dan tidak sombong ini, dan kebetulan waktunya pas, aku menemaninya jalan-jalan ke Monas dan Kota Tua bersama 2 temannya yang lain.

Jpeg
Kiri : Aku, Uda Fari, Herdi, dan Ferdi
Menyusuri jalan setapak di depan Gedung Walikota
Menyusuri jalan setapak di depan Gedung Walikota

Sehabis solat Jumat, kami janjian bertemu di Depok lalu berlanjut ke Stasiun UI menuju Stasiun Gondangdia. Karena sekarang Commuterline nggak turun di Gambir, jadi kita turun di Gondangdia lalu berlanjut naik Bajaj. Kebetulan mereka juga belum pernah naik angkutan roda tiga ini πŸ˜€ Tapi sama abang bajaj-nya kita dikerjain, turun di pintu Monas yang nggak kebuka (dekat pintu masuk Stasiun Gambir). Ah, sial, dikibulin nih, batin-ku. Lalu nanya ke Satpam sekitar pintu masuk Monas ternyata di depan gedung Walikota.

Sedih, kenapa? Di awal udah gagal jadi tour guide nih, mau masuk monas aja kagak tau πŸ˜₯ Hahaha. Untung temen-temenku ini orang-nya asik-asik dan emang hobi jalan. Lalu kita masuk Monas, tapi harapan pupus ngajak mereka naik ke puncak Monas, karena udah jam 3 sore a.k.a Monumen-nya udah tutup. Dan yang kita lakukan saat itu adalah NARSIS SELFIE DI DEPAN MONAS!!!

Jpeg
Ini ceritanya lagi jelasin tentang Monas dan Jakarta, biar kayak tour guide gitu πŸ˜€
Aha! Monas-nya keliatan :D
Aha! Monas-nya keliatan πŸ˜€
4 cowok berfoto di depan Monas (-_-'') Beginilah kalo tomboy.
4 cowok berfoto di depan Monas (-_-”) Beginilah kalo tomboy.
Dari semua foto, ini foto paling KEREN! Kenapa? Karena ada penampakan tangan-ku :p
Dari semua foto, ini foto paling KEREN! Kenapa? Karena ada penampakan tangan-ku :p

Continue reading “Mendadak Jadi Tour Guide Keliling Monas dan Kota Tua”