Posted in Jejak Pelangi, Journalits Day 2009, My Achievement

My Lucky Day is Monday

cetak1

(MC Seminar Journlist Dau 2009, kak Gisella dan kak Bagus)

Huuuaaahhh…. masih ngantuk nih, tapi waktu untuk bermalas-malasan udah berakhir dan waktunya kita untuk bekerja kembali. Bekerja sebagai mahasiswa yang ingin mendapatkan IPK cumluade dengan belajar rajin dan tekun. Tapi hari ini (4/5/2009) rencananya aku mau ijin nggak ikut mata kuliah MPK Bahasa Inggris dan Sistem Politik Indonesia (SPI) karena mengikuti seminar Journalist Day 2009 yang diadakan Fakultas Ekonomi (FE) UI di gedung Auditorium.

Aku melupakan sesuatu, my handphone, biasanya bangun-bangun aku selalu mendapatkan banyak sms dari teman-teman, entah itu jarkom dari UKM CEDS, BEM FISIP, teman-teman yang menanyakan tugas kuliah, dan lain-lain. Tetapi salah satu short message ini ada nomor asing yang tak dikenal. Isinya…

”Hi, congratz!!!Kamu menjadi 3 besar Juara Kompetisi Blog Journalist day 2009. Kamu berhak mendapat tiket gratis seminar Journalist Day dan souvenir yang akan diberikan di seminar Journalist Day 2009 pada Senin, 4 Mei 2009 di auditorium FE UI. Datang ya, ambil hadiahnya. Thanks! Panitia Journalist Day 2009”

Hah…seketika aku langsung bangun. Rasa kantuk yang mencengkeram mata mulai lenyap. Senang…gembira..nggak nyangka, lalu aku cepat-cepat mengambil air wudhu dan bersyukur pada Allah. Tapi, aku udah terlanjur beli tiket nih. Trus mau dikemanain?, untungnya, Tyas, temenku anak komunikasi juga berminat dengan harga dipotong 5.000 rupiah. Hehehe..tak apalah (^_^) Dan ternyata, panitia akan mengembalikan uang yang udah aku kasih untuk bayar tiket itu (ceritanya aku udah ada rencana mau ikutan seminar ini).

Aku, Abal, dan Tyas bergegas menuju FE UI dan meninggal FISIP tercinta untuk sementara waktu. Sesampainya di sana, masih sedikit peserta yang hadir. Pengumuman pemenang kompetisi blog Journalist Day 2009 diumumkan pada sesi ke-2. Tak disangka-sangka salah satu nomiasi tiga besar itu adalah kawanku di UKM CEDS, yaitu Wildan. Wah, anak-anak CEDS emang berkompeten yah!!!hehehe..narsis dengan UKM-ku sekarang.

Waktu yang aku tunggu-tunggu pun datang, pengumuman pemenang kompetisi lomba blog. Lalu kami para finalis tiga besar, aku, Wildan, dan Roy (tapi saat penyerahan hadiah dia nggak datang) maju ke depan. Pembacaan pemenang juara 3 membuat jantungku berdebar, dan…pemenenang ketiga adalah Roy. Huff..kayaknya aku juara 2 nih dan Wildan juara 1, soalnya blog dia lebih bagus dari aku. Dan feeling-ku benar! Juara 2 Kompetisi Blog UI jatuh kepada saudari, Betania Gian Rusmayasari. Alhamdulilah…

Saat itu juga salah satu pembicara seminar Jounalist Day,Pak Raymond, dari liputan 6 SCTV memberikan pengumuman bahwa aku mendapat jaminan magang di SCTV ketika aku beranjak ke semester 5. Hah??aku langusng kaget dan senang bukan main. Hohohoho..nggak apa-apa deh semester 5, dan aku tanya kenapa harus semester 5?? Ternyata, kalo kita magang semester 2, kita belum punya bekal apa-apa dan takutnya ntar kita bakalan ketinggalan.

” Kayaknya hari ini my lucky day deh,” pikiku. Abisnya tadi aku dapet souvenir karena bertanya saat sesi tanya jawab di seminar Journalist Day 2009, menang juara 2 kompetisi blog UI, dapat jaminan magang di SCTV,dapet award peserta teraktif di seminar Journalist Day 2009 (hehehe..kalo ini karena aku orangnya hyperaktif, nggak bisa diem, hehehe…), dan ketemu orang-orang sukses yang memberiku banyak inspirasi.

Hari ini aku senang…terima kasih ya Allah, karena Engkau Maha Adil. Ketika aku ikut lomba sebelum lomba ini, kegagalan menimpaku, tapi aku tak putus asa, aku terus bersyukur dan berdoa kepada-Mu. Dan Engkau memberiku hadiah yang luar biasa.

Blog yang bernama ”Pelangi-Itu-Aku” adalah blog pertama yang mendapat perhatian lebih dari pemiliknya. Sebelumnya aku pernah mencoba membuat blog di friendster dan blogspot. Tapi hatiku tertambat di blog ini. Aku ingin memulai karierku dengan merintis blog ini. Menulis dan fokus.

Ada juga foto-foto waktu acara Seminar Journalist Day 2009…

cetak3

(Ada Abal yang langsung dapet kaos Kaskus, dia girang banget..horreee!!!)

cetak4

(ini nih pemilik blog ini lagi deg-degan nungguin pengumuman kompetisi Blog UI)

cetak5

(Foto bareng Mas Enda Nasution- President Blogger dan Pak Raymond- Kepala Peliputan Liputan 6 SCTV)

cetak6

(ada Wildan sebagai juara 1 kompetisi Blog, Pak Raymond, dan aku sebagai juara 2)

cetak7

(penyerahan hadiah oleh pak Raymond Kaya, tapi jadi nggak seru gara-gara ada Wildan di belakang. huhuhu…)

cetak8

(penyerahan hadiah dan dapet hadiah juga dari pak Raymond, jaminan magang di SCTV)

cetak9

(foto bareng ma MC di seminar Journalist Day, kak Bagus..liat apaan kak??hehehe..)

cetak11

(penyerahan award sebagai “peserta teraktif” oleh panitia)

cetak12

(foto bareng sama Wimar Witoelar…hohoho^^)

cetak13

(foto bareng deh sama beberapa peserta..hohoho…)

Posted in Journalits Day 2009

NADIO FLO: Seorang Praktisi Media yang Terjun ke Dunia Sinetron

251020088251Cewek yang bernama lengkap Nadia Flouriana Louisa, sering dipanggil ‘Flo’ lahir di Jakarta, 19 Juli 1984 yang lalu. Dia tinggal di daerah Pejaten, Jakarta Selatan. Hobi yang sering digeluti oleh Flo adalah memasak dan travelling, merupakan senior komunikasi angkatan 2002. Latar belakang kepanitiaan, yaitu Pekan Komunikasi UI, Reuni Besar Komunikasi UI, Kampanye Penanaman Pohon Jati, dan Kampanye Melek Media 2005. Latar belakang organisasi meliputi HMIK sebagai koordinator akademi dan ICON sebagai humas. Latar belakang pendidikan, mulai dari lulus dari SDK St. Caroline, SMP Labschool Rawamangun, SMA 77 Jakarta, dan alumni S1 Ilmu Komunikasi UI dengan prodi Kajian Media 2002. Nadia Flo juga pernah mengikuti Abang None DKI Jakarta 2007 sebagai None Jakarta Pusat dan Wakil 2 DKI Jakarta. Pengalaman kerja tahun 2005 sampai 2006 sebelum lulus kuliah, bekerja di Metro TV sebagai staf produksi, menjadi presenter program Metro Kampus, tahun 2007 di Trans7 sebagai presenter program Wanita Dalam Berita, pindah ke Astro untuk program UNIX (Universitas di Expresi) dan sekarang resign karena akan melangsungkan pernikahan pada bulan Januari 2009.

Dia menceritakan bahwa dulu saat prasar (baca:community) di dalam buku tanda tangan dia menyebutkan cita-citanya adalah ingin memiliki Production House. Tahun 2002, Komunikasi Massa meliputi kajian media dan jurnalistik. Nadia Flo memilih kajian media. Dulu sebenarnya dia mengira bahwa jurusan komunikasi ada jurusan film ternyata bila kita ingin menjadi sutradara harus memilih kuliah sinematografi di IKJ Jakarta.

Mengenang kembali masa prasar Nadia Flo, dia mengutarakan perasaan saat mengikuti prasar dari awal sampai akhir. Pengalaman yang tidak terlupakan baginya adalah mengikuti prasar selama enam bulan di Komunikasi FISIP UI. Baginya dengan mengikuti prasar (baca:community) banyak sekali manfaat yang kita dapat dan sangat berguna untuk di kemudian hari. Selain itu kita dapat mengenal angkatan lebih dekat dan senior angkatan atas.

25102008826

Mengapa Nadia Flo memilih jurusan Komunikasi? Pada awalnya dia termasuk cewek yang pendiam, pemalu, tidak berani berekpresi, dan berpendapat sehingga merasa left behind dari semuanya. Walaupun pada saat itu dia mempunyai jawaban ataupun ide-ide cemerlang yang dapat dikemukakan, tapi karena rasa malu itu dia mengurungkan niatnya. Saat itulah dia berpikir untuk memilih jurusan komunikasi. Dia berpikir kalau jurusan ini akan mengajarkan cara kita berkomunikasi dengan baik.

Pertama kali masuk komunikasi, dia sangat terkejut karena ada prasar, di mana saat itu dia termasuk cewek pendiam dan takut berargumen, sehingga terbersit pikiran kalau prasar tidak ada gunanya dan membuat tugas terabaikan, karena pada semester pertama banyak sekali pengantar ilmu-ilmu dan membutuhkan hafalan yang tidak sedikit. Tetapi setelah mengikuti prasar berikutnya dia mendapatkan manfaatnya. Di sana kita diajarkan bidang-bidang yang akan kita gelutin nantinya, cara mengemukakan argumen yang logis, dan think fast and creative thinking.

Setelah prasar, Nadia Flo langsung ditarik sebagai panitia “Sedaun” dengan menyebarkan dan menanam seribu pohon dan diberitakan di media televisi dengan mengundang alumni UI seperti Christin Hakim. Program ini menanam pohon dengan lokasi di belakang Fakultas Teknik.

Setelah dia lulus prasar,dia mengambil program studi kajian media, karena kajian media masih baru dan ingin dia ingin menjadi seorang praktisi media seperti Effendy Gozali dengan pembawaan yang kocak dan tidak monoton. Setelah belajar banyak dalam kajian media, terkadang Nadia Flo merasa bosan saat menonton televisi karena dia tahu mana tayangan yang bermutu dan tidak bermutu karena sikap kritis yang muncul dan ditanamkan dalam prodi kajian media, sampai-sampai dia jarang menonton televisi.

Ketika Nadia Flo menjadi koordinator akademik di HMIK, dia membuat acara Kampanye Melek Media yang bekerja ama dengan KPI, Kidia, dan YPMA. Mengapa dia membuat acara seperti itu? Karena dia kesal dengan tontonan di televisi yang monoton yang hanya menyuguhkan kekerasan, seks, kriminalitas, dan takayul.Apalagi saat dia melihat tayangan “ Akibat Pergaulan Bebas” yang di mana setiap adegan disuguhkan secara vulgar. Lalu dia bersama teman-teman yang lain survei dan mengunjungi lima SMA di seluruh Jakarta. Di setiap sekolah, dia mempertontonkan video klip Hello Motion ke semua siswa SMA. Dia juga berkesempatan untuk mencoba casting di sebuah Poduction House, karena dia ingin merasakan dan menjalani seperti orang-orang dibalik layar sinetron. Dia membintangi sinetron Hidayah, Intan, dan lain-lainnya. Ternyata saat dia membintangi Hidayah sebagai pemeran antagonis, disinilah jawabannya kenapa sinetron Indonesia kurang layak ditonton. Saat dia memerankan agedan marah-marah dan mengimprovisasi gerakan dengan mendorong tubuh lawan mainnya, dia harus total dan menghayati. Sutradara akan senang jika adegan itu benar-benar nyata. Padahal tidak selamanya sinetron harus melebihkan sesuatunya apalagi tindakan yang dianggap tidak berprikemanusiaan. Selain itu dalam film maupun sinetron di Indonesia banyak yang bertentangan dan hanya sekedar hiburan tanpa mempertunjukan hal-hal bersifat edukatif. Di sini perlu digali produktivitas pemain maupun orang yang bekerja dibalik layar dengan berpegang teguh pada aturan maupun UU yang berlaku.

Untuk lebih mengoptimalkan potensi diri, kita harus tau letak bakat dan minat kita, jangan terpacu pada teman atau orang lain dalam mengambil jurusan atau jalan hidup. Selain itu dengan mengikuti kegiatan prasar (baca:community) ini kita dapat menambah networking dengan angkatan atas jika suatu hari nanti kita ingin bekerja dan sebagai media pembelajaran etika kita diharapkan dengan dunia kerja yang membutuhkan kreativitas, kinerja yang cepat, dan persaingan yang ketat.***

Posted in Journalits Day 2009

KASKUS.US Sebuah Komunitas Dengan Fitur Lengkap

sdc11660

(Ketua CEDS UI memberikan plakat kepada mas Andrew sebagai founder)

(15/04/2009) Pemilik Kaskus.us menjadi pembicara dalam seminar Technobusiness 2 nd di PSJ (Pusat Studi Jepang) Universitas Indonesia. Banyak sekali peserta yang mengikuti seminar ini karena pembicara-pembicara yang diundang oleh salah satu UKM UI di bidang entrepreuner ini sangat berpengaruh di bidang teknologi maupun dunia cyber. Salah satunya adalah kaskus.us.

Apa sih kaskus.us itu? Pasti kalian masih ada sebagian yang tidak tau kaskus.us atau hanya pernah mendengar saja. Kaskus didirikan pada 6 November 2000 yang lalu di Washington, AS oleh tiga mahasiswa Indonesia. Kaskus merupakan gabungan dari kata KASAK dan KUSUK. Tujuan awal didirikan komunitas ini adalah untuk mempersatukan orang-orang terutama orang Indonesia yang ada di dalam maupun di luar negeri dalam suatu wadah yang disebut komunitas. Kaskus selalu melakukan inovasi yang mengarah pada kebebasan berbicara dan berfikir bagi anggota, karena mereka menganut asaz, ” Freedom Of Speech”, hal ini merupakan salah satu dari dasar human rights.

Pada Agustus 2005, situs kaskus.us mendapatkan penghargaan sebagai ” The Best Indonesian Community” oleh PC Magazine Indonesia, notabene member kaskus telah mencapai 110.000 anggota. Wow..fantastic!!! Dalam waktu lima tahun mereka telah menjaring member sebanyak itu, sungguh perjuangan perlu diacungi jempol.

Slogan yang dimiliki kaskus.us, The Largest Indonesia Community memang patut disandang, karena di tahun 2009 member terus membludak hingga 877,980 anggota. Tampilan situsnya sederhana tetapi menarik, di sini kita bisa menemukan tempat forum untuk diskusi, jual beli barang, maupun blog.

sdc11662

(salah satu pendiri kaskus.us, mas Ken sebagai CEO Kaskus juga menerima plakat dari LO Seminar techobusiness 2 nd)

sdc11663

(Sungguh menjadi suatu kehormatan bagi panitia seminar atas kehadiran dari kaskus.us)

Dengan kehadiran provider komunitas yang mempunyai fitur lengkap seperti kaskus.us memberikan banyak manfaat bagi orang-orang Indonesia yang terpisahkan oleh jarak, sehingga dapat saling berinteraksi secara dekat melalui forum diskusi. Di sini kita juga diberikan kebebasan untuk memposting tulisan yang akan dibahas melalui forum. Dan yang patut diacungi dua jempol, kaskus.us juga berpartisipasi untuk tidak membuka layanan situs porno dan memberikan tanggapan positif dari upaya yang dilakukan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Muhammad Nuh untuk memblokir situs porno. Walaupun kaskus.us sudah tidak lagi membuka forum layanan buka-bukaan 17 tahun, pihak mereka tetap yakin bahwa masih banyak anggota yang tetap tinggal dikomunitas dunia cyber ini. Dan hal ini dibuktikan dengan masuknya situs kaskus.us sebagai situs komunitas terbesar di Indonesia yang menempati urutan kelima setelah google, yahoo,  facebook, dan friendsterdalam top site in Indonesia.

Hal ini juga diikuti oleh mahasiswa UI untuk membentuk sebuah komunitas yaitu anakui.com seperti halnya kaskus.com. Kedua provider komunitas ini  merupakan perintis untuk membangun sebuah provider komunitas citizen journalism di dunia cyber. Secara tidak langsung orang-orang dituntut untuk kreatif dalam menulis blog dan inovatif dalam bertukar informasi melalui forum diskusi. Lalu bagaimana dengan anda???

sumber

1) http://www.aboutus.org/Kaskus.us

2) http://apatis.blogsome.com/2008/03/