Posted in Ma Chung Blog Competition 2010

IBU PERTIWI, JANGANLAH KAU MENANGIS KEMBALI

Merdeka!!!


Apakah seruan ini membuat hati kita bergetar, kawan?? Hmm.. mungkin untuk sebagian orang seruan itu hanyalah seruan saja. Tapi taukah engkau dibalik makna kata ’merdeka’? Betapa besar perjuangan untuk memperoleh kata itu di zaman penjajahan hingga harus mempertaruhkan nyawa mereka. Sekarang apa yang kita lakukan, wahai pemuda?? Hanya mengenang seruan itu dan melupakan kewajiban kita kah?? Di bawah ini, aku goreskan sebuah sajak untuk memperingati 17 Agustus 2009 di mana Indonesia genap berusia 64 tahun. Lebih dari setengah abad Indonesia berdiri dengan kokoh walaupun banyak guncangan dasyat silih berganti tetapi kibaran bendera tetap membara di udara.

IBU PERTIWI

Ibu Pertiwi…

Jika angin tak lagi berhembus

Jika api tak lagi membara

Jika ar tak lagi mengalir

Jika tanah tak lagi membongkah

Apa kita masih dapat berkata?

Tentang hasrat dan milik

Tentang jiwa dan rasa

Tentang dunia yang dipijak nestapa

Tentang duka menyelimuti langkah

Ibu Petiwi…

Masih adakah celah?

Untuk menyimpan gelisah

Untuk menyembunyikan langkah

Tidak, Bu!

Meskipun celah berongga

Dada kita tetap menganga

Meskipun jari tersembunyi

Mata dan telinga tetap terjaga

Ingatlah…

Wahai Ibu Pertiwi

Kami..,

Putra putri bangsa akan melangkah

Dalam langkah satu dan satu

Bukan melompat

Setelah itu kami terjerat!

*** Continue reading “IBU PERTIWI, JANGANLAH KAU MENANGIS KEMBALI”