Posted in Daily Life, Travelling

Nostalgia Bareng Dinosaurus di TMII

Assalamualaikum!

Setelah sibuk dengan minggu-minggu yang menyenangkan, akhirnya bisa menyempatkan menulis diary (ceileh, nostalgia zaman SD nih, nulis diary dan isinya biodata temen-temen sekelas, trus ditempelin stiker-stiker lucu). Sebenarnya dari kemarin udah mau nulis, cuman nggak sempat, biasa orang sok sibuk begini nih :p

Oke, kali ini aku mau cerita tentang pengalaman seru ketemu Dinosaurus! Ya, nggak perlu pake mesin waktu Doraemon kembali ke abad lampau, cukup siapkan rute ke arah TMII, Jakarta Timur aja. Aku tau tempat ini juga dari berita NET TV, soalnya presenter-nya temen satu jurusan dan keliatannya menarik bahasannya. Besoknya langsung meluncur ke sini πŸ˜€

L1000466

Ya, sekarang pembangunan TMII udah mulai terarah, banyak wahana-wahana baru. Mereka mulai berani berspekulasi dengan bekerjasama dengan vendor dari luar untuk membuat wahana-wahana baru atau maintenance wahana lama yang sempat terasingkan. Salah satunya wahana yang aku kunjungi, namanya “Taman Legenda Keong Mas”. Di dalam wahana ini macem-macem, ada nonton teater Keong Mas, berenang (tapi khusus kolam renang anak-anak), komedi putar raksasa, trus yang paling fenomenal Taman Dinosaurus.

L1000471

L1000473

Tiket masuknya lumayan mehong cyin a.k.a mahal kalau ukuran TMII. Dengan merogok kocek untuk tiket masuk Rp 15.000, tapi belum termasuk wahana-wahananya dan udah gratis nonton teater Keong Mas. Rata-rata tiket tiap wahana di dalam sekitar Rp 25.000 – Rp 30.000. Kita akan diberikan gelang sebagai tiket masuk, jadi jangan sampai hilang ya, karena setelah keluar akan ditukarkan kembali.

L1000468

L1000480

L1000479

Menariknya saat masuk adalah ada pohon raksasa yang bisa ngomong, trus disuguhkan taman luas dengan Bianglala Raksasa. Tapi nggak jadi nyobain karena memang pas ke sini cuman pengen ke Taman Dinosaurus. Udah nggak sabar mau lihat peliharaanku! Huehehe.

L1000483

L1000486

Saat masuk kita udah diintip sama Dilophosaurus, Kadal Berjambul Ganda. Emang Syahrini doang, ternyata Dinosaurus juga punya jambul lho πŸ˜€ Hewan ini ditemukan di dataran Amerika dan Cina. Dia termasuk predator berkaki dua yang larinya super cepat. Trus gunanya jambul ini ternyata buat memikat lawan jenisnya atau untuk mengelabui musuh-musuhnya. Oia, pas ngelewatin dia hati-hati ya, karena dia suka iseng nyemprotin air dari mulutnya, hehehe.

L1000494

Kalo yang ini bukan Badak ya, namanya Triceratops. Ditemukan fosilnya di Kanada. Amerika Utara dan Barat. Serunya lagi hewan lucu ini punya gigi sekitar 400-800 gigi lho. Canggih ya! Subhanallah. Kalo digabungin gigi manusia butuh berapa manusia ya? Tiga tanduk yang ada didepannya berguna untuk senjata pertahanan dari hewan pemangsa. Hewan pemangsa yang ditakuti mereka ada T-Rex. Ya iyalah secara T-Rex emang nyebelin, suka gigit bokong Tricerotops. Hahaha.

L1000499

Nah kalo yang ini Carnotaurus. Lahirnya di Argentina. Hayo tebak, itu dibelahan bumi mana? Dia memiliki penglihatan binokular, karena matanya menghadap sedikit ke depan. Badannya bersisik tajam, tapi dia nggak bisa menyerang Dinosaurus dewasa, karena ukuran gigi dan rahang yang kecil, jadi mainnya sama yang lebih kecil dari dia.

L1000504

Aku paling suka yang ini. Rasanya pengen masuk ke kandang trus naik kebadannya trus meluk seharian (-_-”). Namanya Brachiosaurus, tinggalnya di Amerika Utara dan Afrika. Tingginya 12-16 meter lho! Dia juga disebut kadal bertangan, karena kaki depan lebih panjang dari kaki belakang. Mereka juga butuh asupan gizi, biasanya akan menghabiskan 200 kg – 400kg tumbuhan per harinya. Uniknya lagi, dia suka makan batu untuk membantu mencerna tumbuhan yang keras.

L1000507

Parasaurolophus, dia bukan keluarga dari Lupus ya. Mungkin masih ada hubungannya sama Dinosaurus yang di awal karena sama-sama berjambul. Bedanya jambul-nya ini langsung terhubung dengan hidung dan bisa bikin suara kayak katak tanduk.

L1000515

L1000528

Aaaakk… ternyata aku berada di sarang T-Rex dan mereka lagi bertelur. Namanya panjangnya Tyranosaurus Rex, tapi nama gaulnya T-Rex. Lahir dan meninggal di Amerika Barat Utara dan Mongolia. Ini dia pemeran antagonis di dunia per-Dinosaurus-an, yang paling ditakuti dan gigi terpanjang berukuran 30 cm (udah kayak penggaris jaman SD yak :p) T-Rex itu hewan predator yang punya kecepatan lari super kencang, mungkin angin aja kalah, hehehe. Dia juga punya indra pencium yang tajam dan mampu mencium Β mangsa dari jarak jauh, apalagi kalo kamu belum mandi. Hmmm…

L1000537

Pachycephalosaurus, dinosaurus yang suka makan tumbuhan. Jadi jangan takut dia termasuk vegetarian nggak suka daging kita πŸ˜€ Alamat rumahnya banyak banget, kayaknya termasuk hewan yang gampang move on, mulai dari Amerika Utara, Kanada, Mongolia dan Madagaskar. Mereka punya tempurung tengkorak yang kuat yang dijadikan senjata untuk berperang dengan cara membenturkan kepalanya ke lawan. Seru juga yak πŸ˜€

L1000546

Halo, Velociraptor! Kadal perampok yang gesit, dia salah satu dinasaurus yang paling mematikan. Cakarnya tajam, kuat dan membentuk sabit sepanjang 9 cm disetiap kaki-kakinya. Ngeliat kan gimana gedenya cadar itu. Selain itu dia juga termasuk hewan cerdas dan penglihatan yang tajam. Bahkan kalo lari bisa mencapai 65 km/jam, coba kita adu sama Moto GP, menang siapa ya?

Yeaaay! Seru kan bisa berkunjung dan bernostalgia sama kawanan Dinosaurus, makhluk yang lebih dulu menikmati indahnya dataran bumi yang masih asri. Buat kita yang jadi generasi paling kece, jangan mau kalah dong buat melestarikan indahnya bumi. Nggak usah muluk-muluk bumi deh, dimulai dari lingkungan rumah dan sekitarnya aja dulu πŸ™‚

Posted in Celoteh Pelangi, Jejak Pelangi, My Gallery

Mendadak Jadi Tour Guide Keliling Monas dan Kota Tua

Biasanya temanku yang menjadi tour guide ketika aku mengunjungi tempat wisata di kota atau pulau lain. Kali ini, salah satu temanku FariecoΒ dari Solok, Sumatera Barat, bekerja di Pekanbaru, dan sedang training di Indramayu berkunjung ke Jakarta. Sebagai kawan yang baik, rajin menabung dan tidak sombong ini, dan kebetulan waktunya pas, aku menemaninya jalan-jalan ke Monas dan Kota Tua bersama 2 temannya yang lain.

Jpeg
Kiri : Aku, Uda Fari, Herdi, dan Ferdi
Menyusuri jalan setapak di depan Gedung Walikota
Menyusuri jalan setapak di depan Gedung Walikota

Sehabis solat Jumat, kami janjian bertemu di Depok lalu berlanjut ke Stasiun UI menuju Stasiun Gondangdia. Karena sekarang Commuterline nggak turun di Gambir, jadi kita turun di Gondangdia lalu berlanjut naik Bajaj. Kebetulan mereka juga belum pernah naik angkutan roda tiga ini πŸ˜€ Tapi sama abang bajaj-nya kita dikerjain, turun di pintu Monas yang nggak kebuka (dekat pintu masuk Stasiun Gambir). Ah, sial, dikibulin nih, batin-ku. Lalu nanya ke Satpam sekitar pintu masuk Monas ternyata di depan gedung Walikota.

Sedih, kenapa? Di awal udah gagal jadi tour guide nih, mau masuk monas aja kagak tau πŸ˜₯ Hahaha. Untung temen-temenku ini orang-nya asik-asik dan emang hobi jalan. Lalu kita masuk Monas, tapi harapan pupus ngajak mereka naik ke puncak Monas, karena udah jam 3 sore a.k.a Monumen-nya udah tutup. Dan yang kita lakukan saat itu adalah NARSIS SELFIE DI DEPAN MONAS!!!

Jpeg
Ini ceritanya lagi jelasin tentang Monas dan Jakarta, biar kayak tour guide gitu πŸ˜€
Aha! Monas-nya keliatan :D
Aha! Monas-nya keliatan πŸ˜€
4 cowok berfoto di depan Monas (-_-'') Beginilah kalo tomboy.
4 cowok berfoto di depan Monas (-_-”) Beginilah kalo tomboy.
Dari semua foto, ini foto paling KEREN! Kenapa? Karena ada penampakan tangan-ku :p
Dari semua foto, ini foto paling KEREN! Kenapa? Karena ada penampakan tangan-ku :p

Continue reading “Mendadak Jadi Tour Guide Keliling Monas dan Kota Tua”

Posted in Jejak Pelangi

Mengenal Budaya Korea lewat Art Exhibition “Typotopia”

Penasaran banget sama acara Korea – Indonesia Festival 2014, akhirnya kesampaian juga pulang kerja langsung ke Lotte Shopping Avenue Mall. Apalagi sama Media Art Exhibition “Typotopia” ini, penasaran seperti apa sih karya seni yang disuguhkan. Pasti nggak kalah keren dong dari karya seni Indonesia.

Hal yang membuat bangga adalah media art exhibition ini diikuti 8 seniman Indonesia dan 5 seniman Korea lho. Secara keseluruhan ngelihat karya seni mereka, kebanyakan memang mengangkat tentang “hangeul” atau huruf Korea. Dan ternyata memang salah satu untuk merayakan Hari Hangul yang jatuh pada 9 Oktober 2014 kemarin. Di art exhibition ini, semua bakal disajikan secara modern dan bener-bener colorful πŸ™‚

Pastinya penasaran juga kan sama isi dari art exhibition yang mengangkat tema “Media Art? Installation Art Exhibition” ini? Yuk ikuti kisah seruku!

korea-18

Pertama kali masuk ke area art exhibition ini, mata langsung berbinar-binar ngelihat media art ini. Ya mungkin semacam grafity, tapi unik bentuknya. Sebelum melihat keseruan lainnya, foto dulu dong di depan cover “Typotopia”, salah satu event kreatif di Korea – Indonesia Festival 2014.

korea-17

Jadi, dari ke-13 seniman Indonesia dan Korea ini akan mempersembahkan karya artistik mereka, ya bisa jadi intrepretasi mereka mengenal Hangul (huruf Korea) mulai dari alfabetnya, huruf maupun text. Tiap seniman juga akan menungkan karya seninya dengan media yang berbeda-beda dan pastinya super duper kreatif-lah! Mulai dari video installation, motion graphics, animation, interactive objects, sampai typography furniture.

Pokoknya karya seni mereka gak bikin bosen deh, bener-bener most up to date contemporary art πŸ˜€ Dan yang paling penting adalah adanya art exhibition ini menambah pengalaman unik tentang art dan kebudayaan dari Korea maupun Indonesia.

korea-1

korea-2

Pertama ngelihat karya seni-nya Mas Adityo Pratomo, tentang Peradaban (mixed media installation variable dimension). Canggih ya kata-katanya dan memang in-line sama karya seni yang dia buat lho. Takjub banget! Pasalnya adalah kita diajak buat mengisi air dalam gelas lalu menuangkan air itu kedalam corong yang aliran airnya mengalir pada layar ini. Jadi nanti tulisan itu akan bergerak sesuai dengan berapa banyak air yang kita tuangkan. Gerakan-gerakan itu akan membentuk tulisan lebih nyala dan colorful. Seru banget!

korea-4

korea-5

Kalo yang ini karya seninya Syaiful Aulia Garibaldi, Terhah Font Installation. Nah ini bikinnya seperti dari tanah dan rerumputan deh. Dari setiap huruf ini punya makna lho, Di sampingnya dikasih penjelasan tiap huruf lho, hehehe, tapi susah juga ngafalinnya :p

korea-7

korea-8

korea-6

Ini nih media paling seru buatan Mas Terra Bajraghosa, judulnya juga syahdu nih “Pieces of Me”, interactive digital game engine variable dimention. Jadi sebenernya ini udah dibikin 2010 tapi direvisi sama si mas ini muncul di 2014. Gambarnya kayak tetris gitu, kita bisa pilih style gaya kita, misalnya rambutnya dipilih panjang, pake topi bentuknya apa dan warna apa. Nah itu dia style “Beta-chan” πŸ˜€

korea-10

korea-9

Kalo yang ini bagus dan aktraktif banget deh. Jadi hangul-nya ini bakal ngikutin gerak kita. Kalo kita ke kiri, hurufnya ikut ke kiri, kalo aku loncat-loncat kayak vampir, hurufnya juga loncat, kalo nggak ada yang deketin, hurufnya jatuh gak keangkatan kayak begini. Keren banget!

korea-11

korea-12

Judulnya “Hangeul Blossom”, jadi huruf Korea ini dibuat menyerupai motif bunga, bagus ya! Bisa nih dipadu padankan sama budaya Indonesia, Batik! Batik Korea-Indonesia, hohoho πŸ™‚

korea-16

korea-15

“Menata Kata Kota” karya Ramadhani Kurniawan. Detil dan rapi! Dia bikin bentuk kota ini dari susunan huruf berkawat lho. Kira-kira bikinnya berapa hari ya? Mantap!

korea-13

korea-20

korea-21

korea-22

 

Dan sebelum pulang mampir dulu di sini. Lama sekali, karena terpesona sama typogrpahy furniture milik seniman asal Korea. Keren abis! Hangul-nya colorful kayak pelangi. Pengen bawa pulang deh. Hahaha :p Tapi hanya bisa membuat nama “Betania” saja sudah sangat senang kok,

Nah, itu tadi pengalamanku mengunjungi “Media Art Exhibition” di Korea – Indonesia Festival 2014. Buat kamu yang belum dateng, yuk buruan mampir, cuman sampe 31 Oktober 2014 lho. Selain art exhibition masih ada acara seru lainnya seperti Taekwondo Festival dan Korea Film Festival. Semuanya GRATIS a.k.a tidak dipungut biaya apapun lho πŸ™‚

Semoga tahun depan hubungan kerjasama seni dan budaya Korea dan Indonesia makin erat dan menampilkan karya-karya yang spektakuler, siapa tau aku bisa ikutan art exhibition tahun depan. Amin πŸ™‚

*) Tulisan ini diikutsertakan dalam Korea-Indonesia Festival 2014 Online Contest. Yuk, teman-teman bantu aku buat nge-share artikel ini ya, biar makin banyak temen-temen yang tau tentang karya seni yang dijalin antara Korea dan Indonesia. Jangan lupa komentarnya ya πŸ™‚

Posted in Goresan Sastra Sang Pelangi, Jejak Pelangi, My Gallery

Suasana Jumatan di Masjid At Tin TMII

Pertama kali ikut pameran foto “Bingkai Jakarta” . Ya… salah satu acara yang kami selenggarakan dari fotografer-fotografer Fisipers FISIP Universitas Indonesia dua tahun lalu. Alhamdulilah berjalan meriah dan banyak diminati. Di sini aku dapet pengalaman luar biasa dari teman-teman lain, caranya bikin konsep acara, cari sponsorhip untuk hadiah pemenang emang nggak mudah, trus bikin pameran, nyewa tempat, ini itu. Di sini, pelangi diberikan kepercayaan sebagai Koordinator Acara (jadi mulai konsep acara kayak gimana, realisasinya, dan membagi tugas bersama para staff supaya terwujud acara Bingkai Jakarta).Β 

Jadi tiap fotografer FISIPERS (semacam majalah kampus FISIP, yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan, dan aku di sini mendaftar sebagai fotografer) harus membuat portofolio untuk dipamerkan nanti pada puncak pameran dan mendapat kurasi dari kurator ANTARA, Raymond Matulloh dan mendapatkan sponsorhip dari National Geographic. Kita disuruh pilih objek yang ada di Jakarta. Tiba-tiba terbersit kenapa gak Masjid At Tin di TMII. Itu kan terkenal banget disamping Masjid Istiqlal. Kebetulan itu pas puasa, siapa tau dapet moment pas. Akhirnya dapet moment pas sholat Jumat di Masjid At Tin. Dan itu nggak hanya jeprat jepret sekali, aku kesitu sebulan bisa 3-4 kali nungguin moment jumatan. Sebelumnya makasih buat Aa yang udah setia nganterin Jumatan dan sekalian sholat di situ πŸ™‚

Yuk… liat karya pelangi (haduh.. maap ya seadanya, soalnya cuman modal Canon 1000D lensa standar) hehe…

Monggo dinikmati, jangan lupa comment-nya ya kawan pelangi πŸ™‚ Makasihh \(^_^)/ semoga menghibur dan melegakan dahaga yang belum pernah mampir ke Masjid At Tin, buat yang belum yuk mampir dan sholat di situ πŸ™‚Β 

Posted in Jejak Pelangi, My Gallery

Sepeda Sore di Monas [Monumen Nasional]

Haloo sahabat pelangi πŸ™‚ Apa kabar? Lagi pada sibuk apa nih? Sesibuk apapun kalian, ingat ya, tubuh kita perlu untuk istirahat dan bersenang-senang. Okay! Nah… kali ini pelangi bakal posting hal-hal berbau have fun ya walaupun agak narsis fotonya pelangi semua. Hahaha :p Kali ini pelangi berkunjung ke Monas! Yeay… kenapa Monas? karena request dari si aa, dia dari dulu belum sempat singgah ke Monas. Biasanya aku ajak hunting foto ke Kota Tua, TMII, Masjid Kubah Mas, Masjid At Tin, dll, tapi belum sempat ke Monas. Ya… dia jauh-jauh dari Bandung berangkat subuh buat jenguk dd-nya di Depok, sekalian jalan-jalan ke Monas deh πŸ˜€ Nggak ada angin dan nggak ada ujan, cuman terik banget, e… kostum kita kembaran gitu warna merah, padahal gak janjian, apakah ini namanya? hahaha :p

Kayaknya emang hari ini hoki banget ke Monas. Pas di KLR menuju Gambir, hujan deres banget. Langsung lemes, pasti nggak jadi nih jalan-jalan sama foto-fotonya. Ehh.. pas nyampe ternyata ujannya udah reda dan jadi panas bangeeett >.< Tapi nggak apa, yang penting bisa memperkenalkan Monas sama urang Bandung. hahaha πŸ˜€

Karena nyampenya kesiangan, aku memutuskan untuk nggak naik sampe puncak, karena antriannya panjang banget dan kebetulan loket tiketnya udah ditutup. Hikmah yang diambil kalo dateng ke Monas adalah kita bisa belajar sejarah Indonesia lagi, kapan lagi coba? Terakhir SD, SMP, atau SMA? hehehe…

Continue reading “Sepeda Sore di Monas [Monumen Nasional]”

Posted in Jejak Pelangi, My Gallery

BANYAK BRAND TERKENAL BERKUMPUL DI FESTIVAL KOMPUTER DAN SELULER INDONESIA 2010

Rabu lalu (14/07) di Jakarta Convention Center, sebuah acara yang dinantikan oleh penikmat gagdet terbaru dengan harga miring dan terjakau, Festival Komputer dan Seluler Indonesia 2010. Hanya dengan membeli tiket masuk sebesar 5.000 Rupiah untuk hari biasa dan 10.000 Rupiah untuk weekday, kita bisa menikmati pameran produk-produk baru di JCC mulai dari handphone keluaran terbaru dengan harga murah sampai laptop canggih harga terjangkau.

Sebenernya nggak ada niat sih buat jalan-jalan ke sana, soalnya masih sibuk ngurus acara di Depok dan kegiatan organisasi. Padahal libur panjang (3bulan euy, tapi nggak berasa liburan karena selalu bolak balik ngampus buat ngurusin acara n kegiatan). Untungnya teman saya sesama blogger, Refaldo, sebut saja Aldo mengajak saya ke Festival Seluler dan Komputer Indonesia 2010. Akhirnya saya meng-iya-kan tawaran dia. Itung-itung sekalian jalan-jalan dan cuci mata melihat gagdet terbaru dan apa saja yang booming pada tahun 2010 ini.


Untungnya aku nggak melewatkan Tari Saman dipembukaannya. Penari yang kompak memainkan rebana dengan wajah riang gembira. Bagus banget deh! Apalagi dengan kostum warna warni jadi tambah semarak. Setelah puas melihat tarian aku dan Aldo melihat handphone keluaran terbaru. Sebernya Aldo ke sini punya misi khusus membelikan hp untuk adiknya. Lalu kita menuju ke Nexian.


Wow! Pasti kalian bakal senang buat cowok-cowok terutama (hahahaha… gimana nggak banyak cewek cantik alias SPG yang pakaiannya mencolok ijo royo-royo dengan dandanan mencolok). Mereka menawarkan produk baru dari Nexian, bagi mereka yang berhasil mendapatkan pembeli, maka mereka akan mendapatkan honor tambahan. Yumiii ^_^ sebenernya aku pengin nyoba jadi SPG, tapi kayaknya gak lolos, tinggi juga nggak tinggi-tinggi amat, berat badan ideal juga nggak, malah terlalu ideal. Hahahaha!! Kayaknya tampang saya lebih pas jadi bos nih! Amiiin…

Continue reading “BANYAK BRAND TERKENAL BERKUMPUL DI FESTIVAL KOMPUTER DAN SELULER INDONESIA 2010”

Posted in Jejak Pelangi

Mengisi Liburan = Datang ke Acara Seru dan Bermanfaat

oneyearins-ide(2)

Temen-temen, aku mau bagi-bagi info nih! siapa tau di antara kalian ada yang berminat dan punya pemikiran yang sama denganku. Aku dapat email nih dari INS.IDE dan langsung tertarik ma event yang diselenggarakan. Keren dan unik! Pas banget gitu lho.. apalagi aku lagi butuh semacam workshop, seminar, atu talkshow. IDR-nya juga lumayan murah dan pas juga buat kantong mahasiswa. Hehehe… ^_^

Join us the celebration of ONE YEAR INS.IDE !

PLACE : FGDexpo2009, JHCC Cendrawasih Room 3,
DATE : 1 AUGUST 2009,
TIME : 17.30 till done.

TALKERS :
1. Sinartus Sosrodjoyo, Fotografer / Head Div. Art & Photo (Media Indonesia)
2. Eric Widjaja, Designer Grafis (Thinking*Room, Inc.)
3. Novita “Ipit” Angka, Art Director (Octovate)
4. Andra Fembriarto, Sineas / Head Film Div. (IDS)
5. Julius Perdana Putranto, Paper Model Designer (paper-replika.com)

ENTRY FEE:
Rp. 20.000/pax (Cash on Arrival)
Rp. 15.000/pax (Transfer to BCA, a/c. 686 0715 400, a.n. Herdi Sularko)
(harga diatas diluar dari harga tiket masuk FGDexpo2009)

Tunggu apa lagi?? cocok banget buat mengisi liburan kita dengan kegiatan yang bermanfaat. Generasi penerus bangsa yang baik adalah generasi yang mau mencari dan menggunakan peluang-peluang yang ada dengan semaksimal mungkin. Kalo tertarik silakan klik saja link-link di bawah ini :

1) Tentang acara ini bisa intip di FB –> http://www.facebook.com/event.php?eid=104895962622&ref=ts

2) Kalo bersedia datang silakan daftar online dulu, gampang kan nggak susah-susah ke kantornya –> http://daftar.ins-ide.org

3) Info-nya bisa diliat di situs resmi :www.ins-ide.org atau jadilah fans ins.ide di http://facebook.ins-ide.org