Posted in BetaVlog, Celoteh Pelangi, Jejak Pelangi, My Gallery

Mendaki Medan Ekstrim di Gunung Batu Jonggol

Bulan Oktober adalah bulannya musim penghujan.
Sehari pasti kita merasakan guyuran hujan dan buat yang ingin mendaki harus selalu waspada. Gunung Batu, Sukamakmur Jonggol, Bogor adalah tujuan utamaku, karena udah lama pengen banget kesana. Terakhir naik bukit itu tahun lalu saat singgah ke Plaihari, Kalsel. Tadinya berpikir Gunung Batu nggak se-ekstrim ini, ya medan landai dan cuman menanjak aja. Tapi? Tapi? Hahaha… unpredictable, walopun udah nonton video-vide referensi.

Tonton bareng bagian mana sih yang paling ekstrim di Gunung Batu Jonggol. Check this out!

Nah ditanjakan dimana bebatuan tinggi sebagai pijakan dan seutas tali tambang. Karena kemiringannya hampir 90 derajat, itu sempat menurunkan nyali buat melanjutkan 2 tanjakan di atas. Saking terjalnya, kanan kiri cuman dibatasi oleh ilalang saja, itu tuh yang bikin deg-degan. Untuk mencapai puncak dibutuhkan waktu setengah sampai satu jam. Kalau aku kemarin hampir 2 jam karena menyakinkan diri terlebih dahulu, huehehehe ๐Ÿ˜€

l1090285

Yeay! akhirnya sampai puncak! Haha, untungnya kemarin ditolongin sama power ranger, mas-mas pecinta alam yang ngelihat anak bawang ini ketakutan tapi pengen tetep sampai puncak \^_^/ Oia, buat yang parkir dipintu masuk, untuk motor dikenakan biaya Rp 15,000 lalu saat melewati track ke gunung bayar biaya kebersihan Rp 5,000. Continue reading “Mendaki Medan Ekstrim di Gunung Batu Jonggol”

Posted in BetaVlog, Celoteh Pelangi, Jejak Pelangi, Traveling

Pacu Andrenalin Naik Paralayang di Puncak Bogor

Weekend + Gajian = Travelling.
Tahun lalu pengen banget naik paralayang, tapi baru kesampaian tahun ini. Karena masih mengumpulkan tekad buat melayang di atas ketinggian 1.000 kaki. Akhirnya aku memberanikan diri buat daftar di antara kerumunan warga Arab yang tinggal di Bogor (soalnya kebanyakan yang ngantri orang Arab, pribumi kayak aku bisa dihitung jari euy). Sesampainya di sana langsung disuguhkan pemandangan yang bikin nggak bisa move, hiks!

L1070242

L1070243

Tadinya sempat ke situ di hari biasa, tapi ternyata kena zonk a.k.a penuh sesak dan nggak bisa ngantri karena udah ditutup. Akhirnya memutuskan weekend subuh berangkat dari Depok. Ya, kepagian sih dan belum ada yang jaga malah.ย  Continue reading “Pacu Andrenalin Naik Paralayang di Puncak Bogor”

Posted in Culinary Review, Daily Life, Traveling

Farmhouse Lembang Menawarkan Suasana Klasik Nan Elok

Assalamualaikum! Apa kabar kawan Pelangi?
Ah, tak terasa sudah masuk di awal April 2016, udah sebulan nggak ngeblog. Maklum lagi sibuk bikin campaign ini itu, nge-create content yang nggak ada kata “sudah”, karena kita hidup harus “terus berjalan” kecuali kalau akhirnya kita berhenti disuatu tempat.

Biar nggak lama-lama lagi, aku mau cerita pengalamanku jalan-jalan ke Lembang! Uwoooo, pertama kali nih, entah kenapa selalu suka sama Bandung dan sekitarnya. Kenapa? Karena di sana udaranya sejuk! Ya, nggak perlu mandi, karena jarang keringetan, haha :p Trus tempat-tempatnya menarik, banyak wisata alam yang cocok buat melepas dahaga memotret. Trus bisa dilaju pulang pergi Depok, ya memang bikin pantat tepos langsung (hahaha, agak lebai sih).

Saranku, kalo musim penghujan, jangan keseringan jalan-jalan. Terutama buat yang hobi motret karena suka hujan tiba-tiba atau mendung yang tak berkesudahan. Kemarin untungnya hujannya malem pas perjalanan pulang, jadi nggak mengganggu acara memotret, tapi ya begitulah cahaya kurang menarik euy ๐Ÿ˜ฆ

L1030144

Sesampainya di sana, langsung cari tempat makan. Laper, perjalanan jauh. Maklum musafir dari negeri Depok. Hihihi. Maka mampirlah ke sebuah resto bernama “Backyard Kitchen”. Tempatnya klasik, hmmm… sepertinya semua sudut Farmhouse selalu diselimuti bangunan klasik Eropa, jadi seakan-akan kita berada pada ribuan tahun yang lalu. Suasana di resto ini juga menarik, banyak spot yang bisa buat motret, makanannya juga menarik. Karena kalap aku pesan Spaghetti dan Salad Buah.

L1030110

L1030111

L1030106

L1030107

Paling suka sama Salad Buah-nya Backyard Kitchen, soalnya buah yang disajikan seger banget dan ada kismisnya. Love! Harganya sendiri kebanyakan di atas Rp 40.000. Tapi sesuai-lah harga dengan rasa, Setelah kenyang, maka kita lanjutkan jalan-jalan keliling Farmhouse. Tapi sebenernya di luar udah mendung tuh, agak was-was kalau hujan gede tapi belum sempat foto (aduh, generasi instagram lebih mentingin foto ya daripada kehujanan).

L1030114

L1030116

L1030121

L1030127

L1030128

L1030126 Continue reading “Farmhouse Lembang Menawarkan Suasana Klasik Nan Elok”

Posted in Celoteh Pelangi, Jejak Pelangi, My Gallery

Memacu Andrenalin Menuju Tebing Keraton

Tebing Keraton, hmm… udah lama pengen ke sini, karena penasaran kayak apa sih tempatnya? Apakah medan yang terjal menuju tempat itu dan butuh keberanian ekstra? Dan ternyata benar! Bukan saat di Tebing Keraton, tetapi perjalanan menuju puncak-nya, di mana jalan masih bebatuan dan pasir, ketika naik motor udah kayak off road aja dan mau jatuh, terjal ke atas.

Rekomendasi kalo mau ke sana sebaiknya pagi-pagi sebelum matahari terbit. Pemandangannya pasti lebih bagus daripada siang pukul 12.00, karena pas sampe sana udah siang dan panas banget, ya… walopun nggak sepanas Jakarta :p

Untuk menuju Tebing Keraton, kita akan melewati kawasan Taman Hutan Raya Ir. H Juanda (Tahura), dari pintu gerbang Tahura masih lurus terus dan ketika melihat ada pertigaan maka ambilah jalan ke kanan, ya… jalan yang benar :p Nah, di sinilah andrenalin dipacu dengan dasyatnya. Karena kita memasuki kondisi jalan yang roman-romannya mau persiapan di aspal, kayak apa sih? Ya, masih berpasir dan batu-batu serta kerikil dimana-mana selain itu lubang-lubang di kanan kiri. Jadi harus pelan-pelan. Apalagi kalo jalannya datar sih nggak papa, tapi kalo menaik gimana dong? >.<

Jpeg

Akhirnya setelah melewati perjalanan panjang, sampailah di kawasan parkir Tebing Keraton. Kalo diliat-liat sekilas pemandangan kanan kiri seperti Kiara Payung daerah Jatinangor. Tiket masuknya untuk wisatawan lokal Rp 11.000 sedangkan bule Rp 76.000. Ternyata nggak seperti ekspektasi yang dibayangkan sih, yang bakal mendaki atau melewati tanjakan yang susah. Karena setelah pintu masuk kita jalan bentar udah masuk dikawasan Tebing Keraton.

Jpeg

Ketika sampai di area Tebing Keraton, sebenernya agak kecewa sih, ekspektasi-ku mungkin terlalu imajinatif. Hahaha, tebing yang tinggi dan rumput tebal menghijau. Tapi cukup menarik buat foto-foto ๐Ÿ˜€ Saat ke sana Tebing Keraton udah direnovasi, ada pagar pembatas tapi agak sedikit berdebu dan tandus, walaupun kanan kirinya hutan belantara, hijau meneduhkan macam di film Twilight,

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Ya kurang lebih tepatnya segitu, dataran yang menjorok ke luar. Pemandangan indah dan menakjubkan. Cuman satu yang pengen dilakukan di sini, paralayang! Kalo ada bakal menambah daya tarik tempat wisata di sini. Untungnya pas ke sini nggak terlalu rame

Jpeg

Continue reading “Memacu Andrenalin Menuju Tebing Keraton”

Posted in Celoteh Pelangi, My Gallery, My Knowledge

Meninggalkan Jejak Pelangi di Bukit Lintang Pelaihari Kalsel

Naik bukit? Siapa takut! Ya, walopun belum ada persiapan jogging atau olahraga beberapa minggu sebelumnya, tapi kalo buat jalan jauh mah udah khatam. Hehehe ๐Ÿ˜€ Salah satu destinasi ke Kalimantan Selatan yang bikin mata melek adalah, mampir ke Bukit Lintang di Pelaihari, Tanah Baru, Kalimantan Selatan yang lagi booming buat selfie anak muda di Kalimantan.

Berbekal tekad kuat dan keyakinan, pagi itu kita berangkat abis subuh menuju Pelaihari. Dan yang bikin tambah seru, di sini aku ketemu temen-temen baru lho, kita berjumlah 7 cewek-cewek kece.

IMG_20150516_083506

DSC_0053

Karena aku terlahir sebagai anak rumahan, jadi sebelum beraktivitas harus sarapan dulu. Maka, sebelum naik gunung, cari makan dulu lontong khas banjar, kalo nggak maag bisa kambuh :p Lalu setelah semua formasi tim lengkap kita melanjutkan perjalanan menggunakan motor.

IMG_20150516_075134 IMG_20150516_075610

Berjalanan melewati jalanan pasir yang dimanjakan pemandangan kebun kelapa sawit di kanan kirinya. Lalu kita melewati jalan terjal versi off road gitu, dan teman-temanku, khususnya Septiana Pratiwiย berhasil melalui sekali gas, huehehe, sayangnya lupa motret karena udah deg-degan lihatnya, kalu aku? aku tinggal duduk dibonceng ๐Ÿ˜€ hehehe.

Beruntunglah kita, karena kita orang pertama yang naik ke bukit lintangย lho, atau mungkin memang kepagian? hehehe. kebanyakan orang-orang yang beru turun dari bukit. Jadi kita puas deh buat wefie bareng-bareng.

IMG_20150516_081404_1

C360_2015-05-16-11-16-05-200 Continue reading “Meninggalkan Jejak Pelangi di Bukit Lintang Pelaihari Kalsel”

Posted in Celoteh Pelangi, My Gallery, My Knowledge

Kegagahan Jembatan Barito di Kalimantan Selatan

Jembatan Barito, jembatan terpanjang se-Kalimantan. Jembatan ini juga menghubungkan 2 provinsi lho, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kalo belum ke Jembatan Barito, belum ke Kalsel namanya ๐Ÿ˜€

Akhirnya aku dan Septiana Pratiwi, menyempatkan kemari, dua cewek petualang di siang hari menambah gas laju motor supaya cepat sampai di Jembatan Barito. Jembatan ini punya panjang 1.082 meter melintasi sungai barito dan pulau bakut.

IMG_20150515_095720

IMG_20150515_100157

Kokoh menjulang tinggi dengan warna khas kuning-nya, biasanya jembatan ini ramai kalo akhir pekan, untungnya aku datang pas nggak begitu rame, jadi puas deh foto-fotonya ๐Ÿ˜€

BeautyPlus_20150515104444_save

BeautyPlus_20150515104319_save Continue reading “Kegagahan Jembatan Barito di Kalimantan Selatan”

Posted in Celoteh Pelangi, Jejak Pelangi, My Gallery

Taman Unik dan Penuh Bunga? ke Taman Bunga Nusantara Aja!

Dari dulu penasaran banget sama tempat wisata yang satu ini, Taman Bunga Nusantara namanya. Letaknnya nggak terlalu jauh dari Depok atau Jakarta. Bisa ditempuh dengan mobil, motor, atau angkutan umum. Kebetulan saat berkunjung ke sini mencoba naik motor euy ๐Ÿ˜€ Dari Depok berangkat pagi, abis subuhan langsung capcus. Karena jalanan masih sepi, bisa ditempuh 1,5 -2 jam aja, kalau macet bisa lebih dari 3 jam dan tergantung jalanin motornya selow, ngebut, atau banyak istirahatnya (red. selfie di pinggir jalan).

Jalur yang dilalui mulai lewat Jl. Juanda Depok, ke kanan arah Cibinong lurus terus dan masuk ke Bogor Kota, deket tol Jagorawi, lurus lagi ke arah puncak, Cimory lewat masih naik ke atas, maskot Botol Kecap maupun Botol Teh masih menanjak, karena lokasi Taman Bunga Nusantara itu masuknya wilayah Cianjur, jadi kita bisa merasakan jalur Puncak Pass. Kenapa dinamain Puncak Pass? soalnya pas nanjak atau tanjakan tertinggi, abis itu jalurnya menurun deh, tinggal main rem aja ๐Ÿ˜€ Lalu ada perempatan belok ke kiri dan rasakan beberapa menit seketika aspal berubah jadi jalan bebatuan (itung-itung buat terapi jantung, hehehe) lokasinya masih cukup jauh hampir 14 km. Tenang saja, ada plang penunjuk arah tinggal berapa km yang harus kamu tempuh. Lokasinya ada di kiri jalan.

Karena sampe kepagian, sekitar pukul 7.30-an, Taman Bunga Nusantara masih sepi dan terlihat beberapa karyawan juga sedang berbenah. Maskot utama dari Taman Bunga Nusantara adalah angsa hitam yang terpampang nyata di depan pintu masuk. Untuk tiket sendiri harganya Rp 30,000 per orang, tetapi ada harga paket Rp 40,000 sudah termasuk naik Dotto Train atau Garden Tram, semacam transportasi mini yang bisa kamu gunakan untuk mengelili taman yang luas ini.

???????????????????????????????

???????????????????????????????

Nah, ngomongin maskot Angsa Hitam atau Cygnus attratus, Unggas yang berasal dari Australia memiliki daya tahan tubuh yang kuat jadi bisa beradaptasi dimana aja. Tujuan menetapkan maskot Angsa hitam adalah supaya Taman Bunga Nusantara selalu dapat berinteraksi secara harmonis dengan masyarakat luas serta lingkungannya baik flora maupun fauna.

Setelah memasuki pintu masuk, kita akan disambut Topiari Merak. Untuk membuat Topiari Merak membutuhkan +/- 25.000 tanaman berbunga dan display karpet +/- 60.000 tanaman berbunga. Serunya lagi, bentuk dan warna bunga membentuk pola Topiari Merak selalu berubah setiap 2-3 bulan. Canggih! Keren banget maintenance-nya ๐Ÿ™‚

???????????????????????????????

???????????????????????????????

???????????????????????????????

Setelah nyobain naik Garden Tram, akhirnya memutuskan untuk berhenti dulu di wahana permainan, namanya Alam Imajinasi. Di sini banyak banget wahana bermain dengan harga yang nggak terlalu mahal, seperti Bom Bom Boat, Super Go-Kart, Kereta Mini, Kolam Pancing, ATV, dan masih banyak lagi. Yang menarik perhatianku pagi itu adalah ATV Race untuk memacu andrenalin. Hehehe. Tiket sekali putaran dikenai harga Rp 20,000. Kebetulan saat ke sini, ada ATV yang baru beli, masih gress dan tarikan masih alus dan enteng, tapi lumayan berat dan besar dibandingkan sama yang lainnya.

Tekniknya lumayan gampang, cuman gas-rem, trus ada tuas untuk netral, maju, dan mundur. Medannya juga cukup menantang. Tapi sayangnya ATV ini hanya bisa digunakan 1 orang, jadi mau gak mau harus maju. Hehehe ๐Ÿ˜€ Selain itu ada wahana unik, sebenernya bisa buat anak-anak dan dewasa, cara menjadi orang proyek.

???????????????????????????????

??????????????????????????????? Continue reading “Taman Unik dan Penuh Bunga? ke Taman Bunga Nusantara Aja!”